Apa Pusar Itu?

Ketika masih di dalam kandungan ibunya, bayi mendapatkan makanan melalui seutas tali. Ketika bayi lahir, tali itu dipotong karena sudah tidak diperlukan lagi. Sisa potongan itu kemudian putus dan meninggalkan bekas, yaitu pusar pada perut kita.

Mengapa Pusar Kita Berdaki?

Daki di pusar kita hanyalah debu dan kotoran yang mengumpul di sana. Kalau pusar kita berlekuk dan banyak lipatannya, maka mudahlah kotoran mengumpul di situ.

Pusar kita lebih peka daripada bagian perut lainnya. Jadi, berhati-hatilah ketika membersihkannya. Orangtua dapat membersihkan pusar bayi dengan minyak bayi dan kapas bertangkai.

Beberapa binatang yang tumbuh dalam perut induknya sebelum lahir menerima makanan lewat seutas tali panjang. Selama beberapa minggu setelah lahir, dapat dilihat bekas tempat adanya tali itu. Binatang yang menetas dari telur, seperti katak, tidak berpusar.

Janin tumbuh dengan cepat di dalam rahim. Tali pusar menghubungkan si bayi dengan ari-ari untuk menyalurkan zat makanan dan oksigen kepada bayim dan mengeluarkan sisa makanan. Begitu bayi lahir, tali itu tidak diperlukan kembali, lalu dijepit dan dipotong. Setelah pangkalnya mengering dan lepas, terbentuklah simpul yang disebut pusar. Pusar perlu dibersihkan dengan hati-hati untuk menghilangkan kotoran dan debu yang terkumpul di dalamnya.

About Ahexa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *