5 Penyebab Keputihan Wanita dan Cara Mengatasinya

Cara Mengatasi Keputihan – Penyakit Keputihan atau biasa disebut Fluor Albus adalah keluarnya cairan bukan darah secara berlebihan dari alat kelamin perempuan (vagina). Biasanya ini terjadi juga karena kurangnya kebersihan pada kesehatan reproduksi. Dalam kesehatan wanita, keputihan dapat bersifat normal atau fisiologis dan abnormal atau patologis.

Keputihan yang bersifat normal mengandung lepasan jaringan leher rahim, jaringan vagina, lendir endoserviks dan bakteri yang baik terutama pada golongan Lactobacillus. Sekret vagina ini merupakan sesuatu hal yang alamiah dan berfungsi untuk membersihkan diri, sebagai pelicin dan pertahanan dari berbagai macam infeksi.

Penyebab Keputihan pada Wanita dan Cara Mengatasinya

Siklus mens berpengaruh pada jumlah cairan yang keluar dari vagina. Pada tahap fase pematangan telur yang biasa disebut fase folikel, jumlah cairan yang keluar semakin meningkat dan paling banyak terjadi pada saat ovulasi. Setelah fase tersebut kualitas cairan akan menjadi lebih kental.

Ciri-ciri keputihan atau gejala yang normal

1. Warna bening atau bisa dikatakan sedikit putih
2. Bentuknya cair/encer
3. Hampir tidak berbau
4. Jumlahnya sedikit
5. Tidak menimbulkan rasa gatal atau nyeri
6. pH asam, diantara 3,8 – 4,5.

Ciri-ciri keputihan yang abnormal/patologis

1. Baunya tidak sedap
2. Jumlahnya banyak
3. Berwarna putih susu, kuning atau hijau
4. Berbentuk kental
5. Mengandung darah
6. Mengakibatkan gatal kadang nyeri pada genital dan daerah sekitarnya.

Penyebab Keputihan yang abnormal/patologis

1.  Stress
2.  Hygiene yang jelek
3.  Pemakaian obat-obatan dalam waktu lama, terutama antibiotik
4. Kanker leher rahim
5.  Infeksi. Dapat disebabkan oleh bakteri, gonorrhoe, parasit trichomonas, jamur Candida dan virus (HPV, Herpes, AIDS).

Cara Mengatasi Keputihan

1. Tanpa Menggunakan Obat atau alamiah

  • Hindari mandi / berendam pada kolam umum
  • Menjaga daerah genital agar tetap bersih dan higienis
  • Mengurangi stress
  • Gunakan celana dalam dari bahan katun, tidak menggunakan celana dalam yang ketat.
  1. Dengan Menggunakan Obat atau medis
    Konsultasi ke dokter, itu disebabkan dokter akan memberi obat-obatan yang sesuai dengan penyebab keputihan yang sedang diderita. Apabila setelah pengobatan dan berkonsultasi ke dokter (biasanya diberi obat antibiotik dan anti jamur) penyakit keputihan tidak juga kunjung sembuh, maka sebaiknya anda cek kembali. Keputihan yang secara berkepanjangan dapat disebabkan adanya penyakit serius, contohnya seperti kanker leher rahim. Biasanya keputihan ini ditandai adanya cairan yang banyak, berbau busuk, dan kerap disertai darah tidak segar.

Demikianlah informasi yang bermanfaat dari Penyebab Keputihan pada Wanita dan Cara Mengatasinya