Gambar Seram Pada Bungkus Rokok Mulai Diberlakukan

Gambar Seram Pada Bungkus Rokok Mulai Diberlakukan

Mulai hari Selasa tanggal 24 Juni 2014 ada satu lagi aturan yang menjadikan aktivitas merokok semakin tidak nyaman diterapkan. Pemerintah membuat aturan dan mewajibkan semua kemasan bungkus rokok yang beredar di publik harus mencantumkan gambar kondisi organ tubuh yang rusak jika kebiasaan merokok tidak dihentikan. Dengan gambar seram itu, Pemerintah berharap jumlah perokok aktif di negara Indonesia bisa ditekan. Gambar Seram Pada Bungkus Rokok Mulai Diberlakukan.

Aturan penempelan gambar seram bahayanya merokok itu ada di dalam Peraturan Pemerintah No 109/2012. Kementerian Kesehatan sudah mensosialisasikan lima gambar yang nanti akan dipasang di bagian atas pada bungkus rokok. Lima gambar itu adalah kanker mulut, kanker paru dan bronkitis akut, kanker tenggorokan, merokok membahayakan anak (ilustrasi bapak menggendong anak sambil merokok), serta merokok membunuhmu.

Gambar Seram Pada Bungkus Rokok Mulai Diberlakukan, Gambar seram, Bungkus rokok, rokok, peraturan pemerintah, bahaya rokok

Khusus gambar merokok membunuhmu sudah sering ditampilkan di reklame maupun iklan rokok. Meski tampilannya kecil dan berada di bagian bawah bungkus rokok, pemerintah berharap gambar orang merokok yang pada gambar tengkoraknya itu bisa mengingatkan akan bahaya merokok.

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono menyatakan, kebijakan tersebut diterapkan pemerintah untuk mengingatkan bahaya merokok kepada yang bukan perokok. ’’Selain itu, untuk perokok pemula,’’ ucapnya Agung Laksono.

Agung Laksono mengatakan, pada saat ini sudah ada 41 produsen rokok yang menyetujui kebijakan tersebut. Perusahaan rokok diberi waktu hingga 3 bulan untuk mendesain ulang bungkus rokok mereka. Menurut Agung Laksono, gambar-gambar seram itu sudah diterapkan jauh hari di luar negeri dan Indonesia baru memulai. Di Indonesia, untuk ukuran gambar peringatan itu ditetapkan 40 persen dari total luas bungkus rokok.

Masih menurut Agung Laksono, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan menarik rokok-rokok yang kemasannya belum mencantumkan gambar bahaya merokok itu. Jika perusahaan rokok itu membandel tidak mau mencatumkan gambar seram itu, perusahaan tersebut akan dipidana 5 tahun dan terkena denda 500 juta rupiah.

Demikan Gambar Seram Pada Bungkus Rokok Mulai Diberlakukan, semoga kita bisa mengambil sisi positif dari aturan tersebut.